"Kehidupan, mungkin adanya kehidupan karena kehidupan itu sendiri, dan definisi kehidupan itu masih belum di definisikan, mengapa dan kenapa " Hasan

Tampilkan postingan dengan label kosong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kosong. Tampilkan semua postingan

Minggu, September 13, 2015

Sisi Mata

Di sudut mata itu
Banyak hal yang kau pandang
banyak hal yang kau lihat
dan bartinya banyak hal yang kau terka

Apa kau pernah berfikir
Bahwa yang kau lihat itu menipu
Atau kau memang menyerah
Pada kenyataan sinar yang direfleksikan oleh mata

Apakah kau merasakan 
Bahwa rasa mata itu menyengat
Rasa mata itu menghakimi 
Dan yang kau rasakan dengan indra itu sumbang

Engkau teripu wahai pelihat
Engkau hilang dalam anggapanmu
Engkau hilang dalam anganmu
Engkau menghilang dalam kehilangan

di salah satu sudut, saat wisuda 12 sepetmber 2015 

Selasa, September 08, 2015

Trip ? N AG AE AD AB AA reverse



Kemarin, mulai hari jum’at saya ke Jogja dan setelah putar-putar jogja langsung perjalanan ke magelang, banyak hal yang membuatku takjub akan 2 kota tersebut dan ada beberapa hal yang mengganjal. Ini juga niatnya untuk penelitian karena temanku desky membuat penelitian tentang golden ratio di candi Borobudur walau hasilnya negative, bukan seperti perhitungannya prof buya hamka yang mengatakan bahwa candi Borobudur memiliki “rasio emas yang sering dikatakan angka Tuhan”, tetapi nyatanya kita kesana malah tidak meemukan rasio itu, dalam kesimpulan akhirnya, Borobudur adalah PURE ART of HUMAN

Jogja, kota pelajar, sering sih dulu ke sana karena ada budhe, dan mbah lik, pertama memasuki kota itu langsung mampir ke prambanan, soalnya sebelum masuk jogja memang melewati candi tersebut, saying kalo ga mampir.
Dan hampir masih seperti dulu, hanya saja beberapa bangunannya ada yang roboh perkara gempa jogja.


 Setelah ke jogja kita nyusup di beberapa kampus di jogja, niatnya untuk melihat bagaimana struktur kampus dan apa bagusnya kampus-kampus di jogja, over all, memang keren sih, dan saya merasa, kalo di Kampus asal saya memang belum sepenuhnya kampus soalnya ada integrasinya dengan ma’had, dan teman saya sendiri mengatakan bahwa “ itu memang Seolah-olah kampus, dan ma’hadnya itu juga seolah-olah ma’had, “ haha

setelah menyusup ke beberapa kampus kita pun lanjut ke malioboro, tempatnya art-ist jogja beraksi banyak hal-hal jalanan berkelas disana, memang ini ga akan ditemui di kota asal atau bahkan di kota kampus saya. Lanjut ke alun-alun, dan ternyata akun-alunnya sepi :v beda dengan kota lain yang ramai di alun-alunnya :v

Setelah bercapek-capek di jalanan sekitaran alun-alun hari sudah mulai malam, dan langsung saja perjalan ke magelang “padahal niatnya mau kearah bantul untuk sekedar menonton caknun yang dihadiri gusmus, tetapi teryata jauh --”, di arah KM magelang, kita mampir di masjid dan Tanya-tanya soal perjalanan arah ke magelang, dan saking baiknya satpamnya kita malah ditawari untuk menginap disana, tetapi karena nanggungnya perjalan setelah mampir di masjid, langsung saja perjalanan ke magelang,

Setelah hampir satu jam perjalanan, kita sudah sampai magelang, dan arah Borobudur sudah terlihat, otomatis langung mencari tempat istirahat, dan menemukan sebuah pasar kecil dipinggir jalanan, dan akhirnya kita langsung ijin menginap di pinggir jalan tersebut. Setelah ijin, deski pun ingin tidur duluan “niatnya gentian sekalian jaga motor karena di tempat itu memang Cuma tinggal berdua”. Ya akhirnya diapun mencoba tidur duluan, dan akupun yang jaga. Sampe akhirnya sekitar jam 3an, aku lihat dari tadi tidurnya deski bangun tidur terus, akupun kasihan dan akhirnya aku ajak cari tempat yang lebih nyaman lah, sampe ketemu di masjid “al-muttaqin” arah Borobudur kanan jalan kalo dari jogja, disitupun aku belum bisa tertidur sampe akhirnya deski tidur lagi sampai subuh. Setelah subuhan katanya gentian tidurnya akupun mencoba tidur dan sebelum aku terlelap ternyata temenku udah tidur duluan :v, sampe akhirnya aku tidur, motorpun ga ada yang jaga, tetapi syukurnya aman,

setelah tidur 1 jam’an akupun terbangun dan bersiap ke Borobudur, sesampainya di Borobudur, deski melakukan tugasnya untuk mengukur bagian” yang dirasanya perlu. Pada akhirnya kita kecapekan di sana. 






Dan setelah itu langsung ke jalan arah pulang ke magetan, tetapi lewat boyolali, ga balik jogja lagi, setelah lewat boyolali aku mampirkan dia ke keraton Surakarta dan ternyata keratonnya saat itu dibuka untuk umum, dan akhirnya kami masuk untuk menambah wawasan tentang raja diraja keraton
Saat itu aku memang ingin mengetahui silsilah raja pakubuwono, pas itu ada peta silsilahnya dan akhirnya aku baru tahu bahwa Pakubuwono, Amangkurat dan Hamengkubuwono itu trahnya berasal dari ki ageng pemanahan, berarti masih ada  trah dari para wali-wali, padahal kirain raja dulu adalah pilihan kaumnya seperti tokoh seorang aji saka, karena kesaktiannya beliau berhasil menakhlukkan pulau jawa yang dulunya dikusasai R dewatacengkar, raja memang bangsawan ternyata. Teringat cita-citaku dulu karena aku dulu pengen jadi raja --, sekarangpun keliatannya terasa lebih jauh setelah melihat silsilah raja-raja tersebut.


Begitulah akhirnya kami balik ke malang dengan kekecewaan mendasar, dan dengan hal yang sulit dipahami. Mungkin lusa atau hari kemudian saya ingin menelusuri bagaimana sejarah yang sebenar-benarnya dari tempat-tempat yang saya kunjungi tadi, karena itulah budaya kita.

Sabtu, Mei 09, 2015

Mengkritisi Kedaulatan


Saya ga ingat ini edisi ke berapa saya melihat konsernya mbah nun tetapi baru kali ini saya merasa konsernya mbahnun pada malam ini, begitu bebas untuk membicarakan apa yang terjadi di nusantara raya ini, dengan tema “sinau Kedaulatan” sang maestro membaginya membaginya menjadi 3 bagian kedaulatan, yaitu kedaulatan akan diri sendiri, orang lain dan bernegara..

Konsernya mbah nun yang diadakan di UNAIR kampus b yang dijadwalkan dimulai jam setengah 7 malam, tetapi pada kenyataanya mbahnun baru dating jam setengah 10. Menurut saya memang, seperti itulah cerminan waktu yang terjadi di nusantara ini.


Berangkat setengah 8 dari kosnya teman saya bernama Fendi, saya tiba sekitar jam-ajm 8 di TKP, dengan berbekal kopyah merah putih dan beberapa jimat :v saya bertegur sapa dengan orang-orang maiyah yang saya temui, salah satunya berasal dari ngawi yang pada akhirnya menrkatir saya kopi pada waktu itu. Sambil bertegur sapa acara pembuka pun dimulai, ada 2 yangmencuri perhatian saya, drama yang diadakan anak-anak kecil dari rumah belajar pandawa dan tarian dari aceh yang dipersembahkan oleh mahasiswa unair, yang lain biasa saja menurut saya.


The time come, Dibuka oleh gus ipul dan lawakan tentang mbahnun, mbahnunpun langsung menanggapi gus ipul setelah itu kiai kanjeng menyanyikan lagu Bruno mars Just the way you are, tentunya versi kiai kanjeng, keren:(y)

Ketika mbah nun memulai konsernya, jika di jawa timur, ga tahu di jawa lainnya dimulai dengan apa, pasti dimulai dengan membakar semangat rakyat jawa timur, Mbah Nun mengatakan bahwa kurang lebih seperti ini


“rakyat jawa timur ini adalah penyangga masa depan, contohnya pemilu raya yang menentukan jawa timur dan rakyat jawa, karena mereka bukanlah anak-anak Indonesia, mereka anak-anak yang diberi pencerahan oleh Tuhan yang maha esa sehingga suatu saat bisa menyangga Indosnesia ini bahkan Dunia karena Dunia ini lebih kacil daripada indosnesia, Indosnesia bisa menyerap Dunia tetapi Dunia tidak bisa menyerap ilmu Indonesia, islam pun dihancurkan di pusatnya, arab Saudi, arab Saudi sekarang menjadi antek amerika , tetapi islam di Negara ini islam yang paling lengkap yang dikupmulkan para wali-wali yyang ada di seluruh dunia memang untuk menyangga Dunia inim saya tidak mengatakan tentang islam Kristen tidak, tetapi saya menunjukkan bahwa rakyat di jawa timur ini sangat membpengaruhi peradaban Indosnesia ini”
Saya menyadari pernyataan ini memnag seharusnya benar tetapi emang harus dibenarkan, karena pada realitanya sendiri, orang jawa kebanyakan sudah kehilangan jawanya, hampir 50% orang jawa sudah tidak menyadari apa pentingnya budaya jawa itu sendiri. Banyak orang yang menafikan budayanya sendiri, seakan akan memang harusnya budaya ini sudah ketinggalan jaman, dan manusia jawa ini memang sudah melupakan kearifan-kearifan tinggi yang ada di jawa.

Setelah masuk pembahasan selanjutnya, tentang kedaulatan, karena saya tidak betah akan pernyataan mbah nun ketika duduk dibawah, sayapun meju untuk memikirkan apa yang disebut kedaulatan. Dan setelah itu saya di suruh berdiskusi dengan beberapa kelompok untuk meloadingkan apa yang disebut kedaulatan. Setelah sholawat kami 3 kelompok meninggalkan panggung dan berdiskusi dengan kedaulatan dengan mas sabrang

Pada awal pembahasan tadi saya menyatakan kedaulatan yang dibagi menjadi 3, kedaulatan terhadap diri sendiri, kedualatan terhadap orang lain(perusahaan). Kedaulatan bernegara, dan pada sesi ini pembahasannya adalah tentang siapa yang benar-benar berdaulat terhadap ketiga hal tersebut


  1. Kedaulatn terhadap diri sendiri, kedaulatan dalam diri sendiri ini sebenarnya siapa yang berdaulat, dirimu sendiri atau siapa? Kedaulatan ini berarti kebebasan yang berasal dari akal hati dan syahwat, untuk mengekspresikan diri kita. Apa batasan kita? Siaa yang lebih berdaulat dari dalam diri kita sendiri, mbah nun menambahkan sebenarnya kedautan dalam diri kita adalah Allah SWT yang bisa membuat akal kita hati dan syahwat kita saling sinkron satu sama lain, sebenarnya yang dinamakan kedaulatan dalam diri sendiri itu kita sendiri tidak punya, hhanya Dia yang meminjami kita kedaulatan yang sedikit ini sehingga seharusnya kita bisa memanfaatkannya dengan baik
2.         
2. Kedaulatan dalam perusahaan, siapa yang paling berdaulat dalam sebuah perusahaan, direktur kah atau karyawankah, kelompok kedua menjwab dengan lantang bahwa sebenarnya direktur dan karywan itu harusnya saling membutuhkan sehingga kedaulatan dari mereka dibagi menjadi 2 yanitu kedulatan direktur untuk memperkerjakan karyawan sampai dimana dan karyawan sendiri berdaulat dalam batasan apa, tidak boleh saling dictator antara satu sama lain, karena saling membutuhkan

3.Yang ketiga kedaulatan dalam Negara , saya masuk dalam diskusi kelompok ini, saya ga bakal bercerita lah tentang kedaulatan ini, banyak yang saya usulkan juga tetapi banyak yang tidak mengerti dalam penjelasan saya dalam kelompok ini haha, tetapi mereka mencuplik semua kata-kata mbah nun tentang Negara Indosnesia tercinta ini,s ehingga saya merasa mereka sendiri tidak berdaulat dalam diri mereka karena hanya bisa mencontek :v, tetapi pada kesimpulannya sendiri Indosnesia ini hancur, memang hancur dalam pemerintahannya tidak dikatehui siapa yang benar-benar berdaulat, Mbah Nun sendiri mengatakan kita disuruh cari faktanya, siapa yang benar-benar berdaulat dalam Negara ini, nanti ada hubungannya dalam freemason dan zionis, dicari ya, agar indosnesia ini tercerahkan tidak seperti sekarang ini

Setelah diskusi ketiga kelompok, ada satu pertanyaan yang diajukan kelompok 2
“katanya mbahnun tadi pembuatan indosnesia ini didesain sekian lamanya, tetapi jadinya tetap seperti ini, tetapi kita tadi sudah bahas ada desain yang lebih baik dari desain yang sekarang ini yang diciptakan oleh pakar Negara kita selama 700an tahun silam, menurut buku yang say abaca setelah desain itu adalah ceritam seteah cerita itu adalah acting, sehingga bisa menjadi kenyataan, mengapa desain yang baik tersebut tidak kita terapkan sekarang? Apakah masih belum mendapatkan cerita yang lebih baik?”
Saya simpulkan jawaban antara mbah nun dan mas sabrang seperti ini
“ memang setelah desain adalah cerita, tetapi dalam cerita itu tidak hanya sekedar cerita ada pemeran di dalamnya, yang mencari pemeran-pemerannya itu yang sulit, aka nada banyak kesalahan jika cerita itu bukan diperankan oleh pemeran yang baik, dan kelihatannya dalam waktu dekat ini akan ada NASIONALISME TOTAL, yang dimana disitu akan dibangun indosnesia yang baru, entah namanya apa Negara kita yang baru ini nanti, tetapi kita adalah bangsa yang hebat, apapun namanya itu kita tetap satu. Dan yang terakhir saya berpesan kepada anda, jangan sampai orang lain mendaulat anda, berdaulatlah dalam hati kalian, berdaulatkah dalam pikiran kalian dan berdaulatlah dalam perbuatan kalian”
Malam itu pun ditutup dengan lagunya mas sabrang sebelum cahaya, dan saya tidak sempat ikut bersalaman karena, waktu sudah menunjukkan jam 2 pagi di Surabaya dan saya kuliah jam 7 pagi di malang, akhir malam itupun saya langsung kembali ke malang.

Senin, Juli 21, 2014

Entah

Kususuri Tahajjud pertamaku pada bulan penuh berkah ini pada malam yang agak telat, entah apa yang membuat saya tergerak untuk beribadah tahajjud pada malam ini. Dan masih terngiang di telinga ini akan salahnya imam untuk membacakan ayat pada sholat tarawih kemarin, yang harusnya ’Qalu a’lamu Maa La ta’lamun’ tapi sang imam membacanya ‘Qalu ta’lamuna la Tubduuna A’lamun’, seharusnya saya membenarkannya, tetapi apa daya saya hanyalah ma’mum muda di shaf paling belakang, seharunya yang di di depan yang membenarkannya. pada apa yang kujalani setelah hari ini, saya berfikir, memang sudah saatnya saya mendalami ajaran agama ini [lagi], Saya terlalu berfikir kepada sesuatu yang tidak jelas, emang sempat terlintas dalam pikiran, mengapa saya tidak belajar tawakkal dan ikhlas saja daripada apa yang ada di dalam pikiran yang terus menerus bertanya tentang suatu hal, tetapi saya juga bingung tentang semuanya.

Dalam tahajjudku juga kubacakan surah al-qadr, memang katanya memang akan diturunkan lailatul qadr pada malam-malam terakhir bulan ramadhan ini, tahajjud ini selalu kubacakan al qadr pada rakaat keduanya, Ia berfirman ‘sesungguhnya telah diturunkan kepadamu Lalilatul Qadr’ dan diteruskan dengan Pertanyaan ‘Apakah kamu tahu apa itu Lailatul Qadr?’ dijawab olehNya ‘Lailatul Qadr adalah mlama yang lebih baik daripada seribu bulan’, dalam ayat tersebut timbul lagi pertanyaan, jikalau sahur adalah ibadah, maka apakah setiap orang yang sahur pada malam itu akan memenangkan Al-qadr?

Entah mengapa dalam tahajjud ini, saya kurang tersentuh dengan semua keadaan dalam tahajjud ini. saya tahu saya bukan seseorang yang khusuk dalam sholatku dan saya tahu ilmu agama saya masih di bawah rata-rata, tetapi biasanya dalam tahajud semua itu akan hilang tetapi bukan kali ini, padahal dalam Al-fatihahku kusebut ‘hanya kepadaMu aku bersujud dan hanya kepadaMu aku menyembah’, Mu yang haq yaitu Tuhan Semesta Alam. Kuselipkan do’a dalam tahajjudku walaupun tidak khusuk, saya berdoa agar orang-orang di sekitar saya yang ada dalam masa ‘lalu’ dan sekarang selalu senantiasa diberi barokahMu dan selalu dalam lindunganMu agar mereka tidak tersesat dalam mengarungi samudra hidup yang penuh lika-liku ini, dan terimakasih untuk semuanya.



Malam sahur ini, dipenuhi bintang yang indah di langit kota kelahiranku ini, malam yang jarang saya lihat di kota perantauan, langit yang selalu bisa memberi kedamaian kepada orang-orang yang ‘galau’ akan kehidupannya sehingga banyak orang rela berjaga dalam hidupnya hanya untuk melihat langit malam hari dan merasakan angin malam kota ini, banyak hal yang emang tidak bisa dinalar dalam hidup ini, sehingga bisa membuat hidup ini terlihat membosankan.

Hidup ini bosan kah ?? banyak hal yang membuat hidup ini membosankan tetapi apakah jika begitu saya ini kufur akan nikmatNya, kurang bersyukurkah saya? Jawabannya memang, seharusnya saya belajar bersyukur lagi dan lagi, terimakasih kepadaNya karena telah menghadirkan orang-orang hebat dalam hidup ini, semoga orang-orang hebat ini selalu diberikan kehebatannya agar selalu bisa menghebatkanku dalam hidup ini.

Sabtu, Mei 03, 2014

Kisahku dengan bapak yang bijak/aneh

Kemarin pada tanggal 2 mei 2014, pada awalnya sih kuliah seperti hari-hari biasa dan hari itu ditutup dengan eksekusi ulang tahunnya icha, temen satu kelas matematika B di kampus saya, setelah itu seharusnya masih ada kuliah lagi sih, yaitu kuliah khusus peningkatan pengembangan bahasa inggris, tetapi anak anak neraka(sekumpulan) pada ikut Raker HMJ matematika, dan saya diundang sebagai tamu angkatan 2012, dan dengan sangat senang hati saya tidak mengikuti kelas ppbi dan melenggang ke raker.

Karena sumpek belajar seharian. walaupun saya diundang saya tidak langsung berangkat, kualihkan pemikiranku dulu ke hal-hal yang lebih tidak penting, padahal ppbi seharusnya masuk jam 1/2 4 sore tetapi pada jam yang sama saya langsung berangkat ps-an sembari menunggu adzan maghrib, yang pada saat itu saya tidak puasa rajab, cuma ingin menenangkan pikiran ini, enak kalo di rumah, PSnya disediain kalo disini harus ngerental.

Setelah adzan maghrib berkumandang langsung saja saya hentikan game saya dan langsung menyetor absen ke ilahi, selaku kewajiban saya sebagai muslim.

Setelah itu barulah saya mencari informasi tentang waktu dan tempat Raker, sambil mencari informasi, saya istirahat di pinggiran taman sambil menunggu balasan teman teman neraka. dan pada saat itu datang bapak-bapak yang memakai baju putih bergaris dengan celana praktikum langsung duduk di samping saya.

Pada saat itu sambil terbata bata saya menyapanya, karena itulah unggah ungguhnya orang jawa, tanya tentang alamat, tentang istri, dan tentang anaknya.
S= Saya, B= Bapaknya

S "koq sendirian bapak??"
B " iya ini baru pulang kerja"
S "lho kerjanya dimana bapak"
B " deket sini koq mas"

sambil mengeluarkan sekotak berisi rokok "g*dang gar*m" saya dan bapak itu melanjutkan pembicaraan

B "rokok mas"
S "iya bapak" dengan tidak ragu" saya ambil satu dan menyalakannya (seorang GRAFIK merokok??)
B "lha mas sendiri koq sendirian"
S "iya ini bapak lagi cari info, mau ke acaranya anak" bem"
B "mas koq kelihatan lelah sih,?"
S "biasa bapak"
B "ah mas jangan disembunyiin gitu, saya tahu mas sedang kesusahan"

dalam hati "mataku bisa ditebak oleh bapak ini???"

S "hehe, ini masih banyak permasalahan emang bapak"
B "kenapa qmu bermasalah seharusnya mas sendiri tahu saya yang lebih bermasalah daripada mas, saya harus menanggung ini itu dan banyak lainnya, semuanya ada di pundak saya ini dan saya lebih tidak memikirkannya daripada memikirkannya"
S "tapi bapak seiring dengan masalah ini saya juga menanggung banyak hal di pundak ini, semuanya tentang kelancaran hidup orang di sekitar saya dan masa depan saya"
B "kamu terlalu polos mas" sambil memetikkan rokoknya membuang sisa pembakaran rokoknya

bukan gambar aslinya

S "maksud bapak" (baru dua orang yang mengatakan aku polos -_-)
B "jalanmu terbiasa lurus, dan ketika kamu berjalan berkelok pasti mas ini tidak akan sanggup"
S " inshaAllah saya sanggup pak, sudah sampai sejauh ini"
B "itu khan,"
S "hmmm"
B "gini mas, hidup itu bla..bla..bla" (lupa karena panjang -_-)

sambil mengangguk angguk
B "Buat apa rendah hati kalau ga paham maksudnya, buat apa sabar kalau ga tahu hikmahnya, TAMAKLAHlah mas, SOMBONGlah sesuai dengan keinginanmu, mungkin dengan hal itu mas akan paham maksud dari perkataan bapak ini, karena kebusukan hati itu adalah prosesmu untuk menjadi seseorang yang seseorang, itulah kamu kelak, karena qmu ga akan tahu masa depan"
S "tapi khan bapak"
sambil menyautnya lagi
B "ikhlas iitu bolehtapi jangan TERLALU IKHLAS, dunia sudah berubah, ini di malang bukan seperti di kotamu tadi apa namanya, banyak perubahan yang harus mas adaptasi di sini, iya kalau jaman rosul pasti rosul juga akan menghargai orang-orang ikhlas seperti sampean, tapi ga semua orang itu paham karena banyaknya orang yang memakai TOPENG ikhlas"

sambil berpikir sejenak dan menikmati rokok G*dang Gar*m saya mulai berpikir, apakah saya harus gini gini gini.terkadang ada bisikan bahwa bapak ini sesat tapi kata-kata yang dikatakan emang benar.

B "mas pasti akan paham suatu saat nanti soalnya mas sudah sampe sejauh ini untuk mendalami ikhlas, sabar dan rendah hati. cobalah untuk sekali-kali melawan semua perbuatan baik mas, jadilah jahat sampai mas jatuh,"
sambil menghisap hisapan rokok yang terakhir bapak itu pamitan pulang dan saya masih termenung oleh kata" anehnya, "bapak ini bijak setelah semuanya terjadi"pikirku. sambil termenung merenungkan semuanya ada sms dan pada saat itu juga saya langsung berangkat Raker.
Bapaknya namanya siapa juga lupa saya -_-

Rabu, April 09, 2014

And Finally....Tanda Seru Hati

Alhamdulillah masih jumpa dengan tanggal 9 :D, cuma puzzlenya belum kebuat :v, bulan ini tanpa puzzle, lagi males soalnya :v

 
Lama ga keisi ini blog :v, kebanyakan galau soalnya, banyak hal sih yang membuat galau tapi ternyata pada akhirnya galau itu asyik, bisa dinikmati, hanya saja banyak orang yang ga paham nikmatnya galau, mungkin karena teorinya galaulio galaulei yang menyebutkan galau itu adalah Massa itu adalah jika dijatuhkan akan menyentuh hati dengan bersamaan #ngarang xixixi, tapi tabir itu sudah hilang sekarang, menyongsong masa depan yang ada, dan itulah usaha-usaha yang perlu disyukuri
, dan inilah ceritaku pada masa itu:D
 hahaha mungkin hal yang seperti itu yang anda akan temukan ketika saya satu bulan yang lalu, hanya saja saya belum percaya dengan kenyataan yang ada di hadapan mata ini, semua hal kebaikan berlalu sudah, dan hanya ada kegagalan kegagalan yang selalu bisa mengganggu tidurku, dan bahkan masih keseringan terbawa mimpi.

Tapi beberapa mimpi membangunkanku dan memotivasiku, bahwa yang terlihat bukan berarti yang terbaik pada akhirnya dan perlahan-lahan hal-hal seperti itu membangkitkan semangatku untuk selalu menyongsong hari esok dengan atau tanpa kebaikan. Tapi setelah semangat semangat itu tersusun rapi pun ada saja hal yang selalu bisa menjatuhkan semangat itu, entah aku yang menganggapnya demikian atau ada yang sengaja menjatuhkan semangat-semangat itu

Perlahan aku melawannya, yang Diatas juga selalu Mendukungku dalam menyikapi hal ini, yaitu dengan adanya pengajiannya Pak Anwar Zahid, dan juga teman teman yang selalu menghiburku di kala aku sedang terjatuh, pak anwar selalu memotivasi, saya fans beratnya , ini yang saya ingat ketika pengajian di merjosari kemarin
"Jika tidak mau menjadi korban, maka berkorbanlah" mau saya tanyakan juga sih, saya sudah berkorban pak :v tetapi masih saja jadi korban, hehehe, kalau saya jawab sendiri sih, nak kamu bukan jadi korban, kamu saja yang menganggap dirimu itu korban :p

ya sudahlah The past is in the past, semuanya berlalu dan yang berlalu itu tak bisa kita tangkap dan kita ubah, hanya saja " let it go" apapun itu, dan hadapi dengan senyuman karena takdir Tuhan itu ada dan syukuri orang orang disekitarmu, karena mereka merelakan detik berharga mereka untuk memikirkanmu atau bahkan mengisi harinya bersamamu, so finally the question to be an answer, semuanya terimakasih, terimakasih, terimakasih
ini kehidupan, semuanya bisa jatuh bisa bangkit, untuk apa kita jatuh, yaitu untuk kita belajar caranya untuk bangkit dan untuk apa kita diatas, untuk belajar bagaimana kita bisa mengatasi situasi ketika kita jatuh, All is well, pasti ada jalan di setiap langkah, dan pastikan ada alasan di setiap langkah, jangan sampai kau menyesalinya. pastikan jangan lepaskan apa yang membuatmu berarti, semua yang membuatmu berarti itu, perjuangkanlah ^^
"live your live today,because there is ALWAYS be a way"

Jumat, Maret 21, 2014

Melodi tanpa akhir

Aku mulai menyanyikan melodi tanpa akhir
Aku menyukainya
tapi itu membuatku sedih

Aku Menyanyikannya terlalu lama
Dan mulai membencinya
Walaupun saat aku berdiri di sampingmu

Kehidupan di dunia ini
Cara kita melihat dunia
Tidak akan pernah sama

Begitulah hati kita
Masa depan kita dan senyuman kita masih belum

Jadi, di dunia ini penuh dengan senyuman yang manis
Seyuman itu tahu dia akan menjadi apa
Aku juga tahu

i can belive you tonight
and tonight you'll see what i really want
for ever, for every night
because death or alive make me scared




harusnya dari dulu ini ku post since january 3rd 2014

Rabu, Maret 12, 2014

Tanda Tanya Hati

Hati? apakah setiap orang memilikinya?
tetapi mengapa banyak hal tersiakan?
dan mengapa setiap orang apatis tentang hal itu?
apakah hati itu?
apakah memiliki definisi yang berbeda bagi setiap pikiran?
dan jika hati itu berbuat salah, apakah ia selalu harus berkata benar?



Banyak hal yang kulalui selama ini, dengan hati pastinya, tetapi ketika aku sudah mencurrahkan semua isi hatiku. Aku selalu terombang ambing tak jelas antara hati dan pikiran. Pernah saya tanyakan kepada dosen saya, antara hati dan pikiran itu lebih baik yang mana yang kita pilih dan jawab beliau semuanya itu sebenarnya ada di hati dan Pikiran hanya untuk membenarkan apa yang ada di hati. tetapi menurut saya ketika semuanya itu berbeda antara hati dan pikiran, keduanya tidak pernah bisa benar atau saling membenarkan, lantas manakah yang sebaik-baiknya?

semua pernyataan ini sellau membuat banyak tanda tanya di kepala ini, mungkin memang saya sedang galau sampai sampai memikirkan hal yang penuh dengan ketanda tanyaan ini. tetapi selama ini ketika aku berlagak sok cuek dan sok apatis, sebenarnya di dalam hati ini menangis ketika melihatnya, mungkin aku teringat hal indah ketika dunia ini sedang baik dan di satu sisi yang lain semua yang aku indahkan tersebut selalu mengahncurkanku dengan perkataan mungkin yang seperti ini yang ia inginkan, ia tidak lagi ingin mengisi dan diisi oleh diriku, karena setiap aku lihat dalam ke matanya, ia seperti juga ada tanda tanya di dalam hatinya, lantas tanda tanya seperti apa?

huft mungkin semua ini akan berakhir pada waktunya, mungkin ketika aku harus menghancurkan kehidupanku agar tidak bisa lagi mengharapkan orang-orang seperti itu hadir di hidup ini. Dan trauma ini juga mungkin tak bisa langsung sembuh, karena setiap aku berdiri sendiri, berjalan sendiri, dan ketika sendiri pada waktu dulu selalu diisi oleh suaranya, canda tawanya dan semuanya, aku hanya merasa begitu bodoh sehingga membodohkan diriku yang bodoh ini, tetapi apakah diriku ini memang sebodoh itu ?

Badai Pasti berlalu, ketika badai ini berlalu apakah mungkin ada badai yang identik lagi, semoga tidak karena badai ini adalah badai terbesar yang aku pernah alami semoga badai yang lebih besar datang kepadaku dan aku bisa mempelajarinya dan bisa mengatasi badai yang lebih besar lagi dan lagi sehinga aku bisa menjadi orang penakhluk badai dengan baik

hanya kali ini aku minta dengan sengaja, hancurkan aku badai, hancurkan semuanya, lantas engkau akan menjadi badai terkuat yang akan aku kalahkan suatu saat nanti. aku yang sekarang memang belum punya kapasitas untuk mengalahkanmu tetapi suatu saat dengan otak dan hatiku ini aku akan mengalahkanmu dan menjadikanmu badai yang ada di sisiku yang melindungiku karena tidak semua masalah harus terselesaikan ada kalanya masalah harus dijadikan teman yang harus di pegang akrab dan setelah paham teman tersebut jadikan dia pelajaran untuk melindungi dirimu sendiri dari masalah lain

Minggu, Maret 09, 2014

Puzzle level 0

    alwa__s
           __ing
        m__in
           __till
           __ain
       lov__
            __iceversa
            __
       cou__t
accepta__ce
            __bout


hmm, tepat jam 0.00. tanggal 9 khan, seharusnya menjadi tanggal yang apa yah... sakral mungkin hehe, hanya satu orang yang mengerti tanggal 9 itu tanggal apa, walaupun itu yang terpenting adalah hal-hal indah yang terlewati tidak bisa menghilang begitu saja. 

 

langsung ke puzzlenya, puzzle yang ini levelnya 0 sih tapi saya ingin seseorang menyelesaikannya, tanpa  petunjuk. agak hampa sih puzzle yang ini padahal puzzle angka yang saya buat sebelumnya, kubuat dengan penuh cinta dan kasih dan harapan yang penuh, yap tapi gpplah, semoga hal-hal baik selalu bersamany, toh sekarang 'scene'nya berubah ke arah yang lebih baik ^^ My C

selesaikanlah, dan engkau akan sedikit banyak mengerti tentang pemikiranku ^^ puzzle time, start

Sabtu, Maret 08, 2014

Tiba-tiba fikiran itu.....

'...kemana cinta ini, cinta tak bertuan' lalala

Entah kenapa hal- hal ini yang telah kupikirkan sebelumnya tiba-tiba melandaku

ehm, mungkin karena pikiran itu merupakan do'a do'aku, atau hanya kebetulan saja saya pernah memikirkannya, justru dlu saya pernah berpikir bahwa Ia memberiku rahmat untuk mengetahui tentang beberapa hal yang ada di hadapanku.

ya entahlah itu hanya pemikiranku yaitu seorang makhluk biasa yang banyak salah, tapi kenapa setelah ini berjalan sekitar 1 bulan 3 hari saya merasa ada yang hampa (kosong) dan akhir-akhir ini saya juga mencoba kembali kepadaNya.

Hal Tersebut sih terkadang bisa membuat saya berdamai lagi dengan kehidupan tapi ketika menjalani hal-hal yang biasanya pikiran tentangnya muncul lagi, pada akhirnya satu persatu lagu galau muncul di layar Handphoneku mulai dengan 'Kukatakan dengan Indah' PeterPan sampai lagunya Seventeen 'Cinta Tak Bertuan' hmm,

Hmm, Tapi selalu ada hikmah di balik semua ini, meskipun 'i hate the ending myself' semoga hal-hal yang lebih baik datang dan mendamaikanku dan bisa dengan tenang lagi berpikir dan bisa menjajaki jalanku di TakdirNya dengan ketenangan kedamaian, dan Pengalaman



Designed by
Blog Need Money | Distributed Deluxe Templates